Simulasi evakuasi yang dilaksanakan dengan baik diharapkan dapat membangun budaya aman dan menumbuhkan, naluri penyelamatan diri, menyelamatkan anggota keluarga dan membantu penyelamatan bagi sesama di sekitarnya.
Perlu diketahui bahwa untuk tahun 2018 ini Candi Borobudur bersama Samosir dan Mandalika, oleh BNPB terpilih sebagai lokasi kegiatan Simulasi Penanggulangan Bencana dengan pertimbangan bahwa tingkat resiko yang cukup besar karena daerah tersebut menjadi tujuan wisata. Untuk itulah maka Pemerintah Kabupaten Magelang mengapresiasi BPBD yang menyelenggarakan Simulasi Penanggulangan Bencana pada kesempatan ini.Simulasi kali ini diprioritaskan sebagai pembelajaran dan
mengenal bencana di lingkungannya serta upaya pengurangan resiko bencana.
Selanjutnya melalui Simulasi Penanggulangan Bencana ini Kami berpesan kepada
aparat Pemerintah Kabupaten Magelang, para tokoh masyarakat dan relawan, serta
pelaku usaha agar bisa membekali diri sesuai dengan kompetensi yang dimiliki,
serta giat berlatih secara rutin dan terencana, sehingga dapat menjadi ujung
tombak dalam penanganan bencana di Kabupaten Magelang, siap melakukan
penanganan bencana secara komprehensif dan terpadu sebelum terjadi bencana,
saat tanggap darurat dan pada pasca bencana, serta memiliki standar yang baku
sehingga terwujud pengurangan resiko bencana.***) Widodo Anwari Humas dan Protokol Setda Kabupaten Magelang.