Car Free Day maknanya adalah hari bebas kendaraan bermotor. Keberhasilan penyelenggaraan Karanganyar Car Free Day adalah bukti komitmen dan kerjasama kita bersama; pemerintah daerah, unsur kepolisian, dunia usaha dan partisipasi warga masyarakat. Kita semua berharap Kota Mungkid Car Free Day dapat menjadi salah satu solusi untuk menciptakan kualitas hidup yang lebih sehat, nyaman dan bersih.
Kegiatan KCFD dimaksudkan sebagai upaya mengurangi polusi udara, khususnya akibat penggunaan kendaraan bermotor sehingga kualitas udara di Kabupaten Magelang dapat meningkat sehat. Dampak positif dari penutupan ruas jalan Sukarno-Hatta Kota Mungkid ini, meliputi berbagai hal. Secara berkala setiap Minggu, Pemkab Magelang melalui even KCFD akan memfasilitasi tumbuhnya beraneka potensi, kreatifitas dan inovasi masyarakat di bidang seni, budaya, olahraga dan kegiatan sosial.
Mengingat keberlangsungan KCFD bergantung juga pada partisipasi aktif masyarakat dari berbagai komunitas, maka Saya menghimbau kepada dunia usaha dan masyarakat silahkan aktif mencermati dan menangkap peluang untuk menumbuhkan potensi ekonomi kreatif dari kegiatan Kota Mungkid Car Free Day.
Kepada jajaran badan, dinas, kantor atau bagian di lingkungan Pemkab Magelang untuk terus mendorong terciptanyanya multiplier efek yang sehat dan dinamis sesuai tugas pokok dan fungsinya masing-masing.
Kepada
panitia KCFD termasuk instansi pemangku kepentingan agar memantau, memonitor
dan mendeteksi dini terhadap gelagat patologis akibat penyelenggaraan KCFD, misalnya
ketidakteraturan PKL, kriminalitas, kebersihan dan sebagainya. Dengan begitu
kita bisa mengantisipasi secara dini dan segera dapat mencarikan solusinya.***) Widodo Anwari Humas dan Protokol Setda Kabupaten Magelang.