Kembali

KONTEKS KEBANGSAAN DAN NASIONALISME

Dengan menengok kembali sejarah perjuangan bangsa Indonesia tersebut, serta dalam konteks kebangsaan dan nasionalisme, maka Kegiatan Peningkatan Pendidikan Wawasan Kebangsaan sebagaimana yang sedang kita hadiri pada hari ini merupakan satu kegiatan dalam rangka menumbuhkan dan menguatkan kembali semangat nasionalisme, sekaligus menanamkan perasaan bangga terhadap bangsa dan Negara kita Indonesia, mengingat akhir-akhir ini dirasakan mulai lunturnya pemahaman dan penghayatan terhadap Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara yakni Nilai-nilai Luhur Ideologi Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.


Upaya-upaya seperti ini memang semestinya harus terus dilakukan, karena dewasa ini kita juga dihadapkan pada situasi yang cukup memprihatinkan disebabkan semakin melemahnya nilai-nilai kebangsaan di tengah-tengah masyarakat kita.Untuk itu melalui kegiatan pendidikan wawasan kebangsaan ini, saya mengharapkan dan mengajak kepada peserta dan hadirin semua untuk selalu menjunjung tinggi semangat persatuan dan kesatuan demi kejayaan bangsa dan Negara Indonesia.

Komitmen menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa harus selalu melekat pada setiap Warga Negara. Hal ini jangan hanya sebagai isapan jempol belaka,  gembar-gembor NKRI Harga mati, akan tetapi benar-benar di implementasikan dalam kehidupan sehari-hari.  Komitmen dari para generasi muda juga semestinya harus selalu diingatkan. Kesadaran dan tekad akan rasa Persatuan dan Kesatuan Bangsa harus konsisten dilakukan.

Untuk menggugah dan mengingatkan kembali komitmen tersebut, diharapkan dalam setiap kesempatan, setiap kegiatan selalu di selipkan arti dan makna dari Persatuan dan Kesatuan Bangsa serta Wawasan Kebangsaan tersebut, baik di forum Pendidikan, Keagamaan, tempat pertemuan, penjagaan dll.***) Widodo Anwari Humas dan Protokol Kabupaten Magelang.